Belajar IKHLAS dari Rifaldy, 10 tahun. #anakKANKER

Rifaldy, 10 tahun seumur dengan putri saya. Ia masih berjuang melawan #kanker limphoma yang kini sudah menjalar ke otaknya. Ia tak lagi bisa melihat.
Pagi ini saya menerima pesan singkat dari mama Rifaldy :
"Kak, Aldy sudah di rumah ya, di tanjung priok."
Segera saya hubungi Aldy.
"Kenapa kok kamu minta pulang, dek?" Tanya saya.
"Aldy cape, kak. Badan Aldy di tusuk-tusuk terus, IT sudah 4 kali, tapi Aldy tetap gak bisa melihat. Biasanya 1 kali IT sudah mulai ada cahaya, 2 kali sudah ada bayangan. Aldy mau istirahat aja, kak. Gak apa2 Kak, Aldy Ikhlas kok. Dokter bilang Aldy udah paliatif. Kalau di rumah Aldy kan bisa main sama dek iki." *adik Aldy*
"Tapi Aldy ikhlas kan dengan ujian ALLAH ini? ALLAH selalu beri yang terbaik, dek. Kamu harus terus meminta kesembuhan, jangan tinggalkan shalat."
"IYA, kak.." Jawab Aldy mantab.
"Kak Ina minta maaf, sering marahin & bikin kesel Aldy, karena kak Ina sayang kamu, dek." Ungkap saya.
"Aldy juga minta maaf ya, kak"

Rifaldy, 10 tahun #anakKANKER adalah guru saya dalam kehidupan ini. Ia mengajarkan saya untuk IKHLAS.
Jika airmata saya mengalir, bukan karena tidak ikhlas, insya Allah inilah airmata hikmah. Aamiin.

ANAK ADALAH UJIAN AGAR KITA TETAP BERTAHAN & BER-TUHAN... Ya ALLAH ajari kami dengan kelembutan, ampuni kami ya RABB.

Jakarta, 11 September 2012
Ina Madjidhan
www.gerakanberbagi.com

Comments

Popular posts from this blog

Hanya 5% yg lolos sbg pendonor platelet trombosit Apheresis.

REPRESENTASI DIRI MELALUI JEJARING SOSIAL.

Insya Allah atau In Shaa Allah?