BERBAGI Goes to Hospital RSCM

Bangsal bedah anak RSCM sangat jauh berbeda dari Bangsal Anak di RS Kanker Dharmais. Tiada suasana keceriaan di sana. Tak ada komputer yg berisi permainan anak, tak ada alat musik yg bisa digunakan kapan saja, tak ada kakak2 pegiat dari komunitas sosial maupun yayasan yg miliki kepedulian akan bgmna anak-anak ini melewati harinya. Dinding RS polos tanpa tanda2 bahwa ini adlh bangsal anak, tempat tidur kecil utk anak kecil, sekecil hati sy saat berhadapan dg mrk. Malu rasanya, bgmna mungkin sy menjalani kehidupan ini tanpa mengingat mrk yg dlm keadaan kesempitan? Betapa egois.. Kebanyakan pasien RSCM adlh pasien rujukan dr daerah. Tanpa keluarga di Jkt, modal mrk hanyalah doa agar anak mrk bisa memperoleh kesembuhan. Urusan biaya nanti akan dicari. Suatu tindakan bodoh kah? Atau kitapun akan melakukan hal yg sm jk dlm posisi tsb? Sy berusaha tidak menilai, namun BEREMPATI... TIDAK ADA TINDAKAN YG SALAH ATAU BENAR DEMI KELANGSUNGAN HIDUP ANAK2 TITIPAN ALLAH SWT. Seorg ibu akan melakukan APA SAJA demi anaknya. 
Saya mengerti bahwa hanya mereka yg mendpt PANGGILAN yg akan menyambut ajakan sy beraksi sosial. Alasan ini itu selalu saja ada bagi mrk yg blm terpanggil. Tentu saja menghabiskan waktu bersama keluarga nampaknya lebih menyenangkan ketimbang berkunjung ke RS... Di bangsal perinatologi yg berisi bayi2 dg ukuran jauh lebih kecil dr bayi normal, 60 bayi terbaring lemah, tp ada tanda kehidupan. ADA HARAPAN. SELALU ADA HARAPAN. Sy lihat wajah kawan2 pegiat yg tersenyum tiap kali ada gerak lemah tanda raga berisi jiwa. Airmata bahagia mengalir, doa terbesit. "RABB, berikan yg terbaik. Aamiin" .... Disitu sy menyadari, walau aksi sosial miskin pegiat, walau ajakan sy tak selalu bersambut. Sy tidak boleh berhenti, mrk memang harus ada di sini utk mengerti. ADA HARAPAN. SELALU ADA HARAPAN. 
Sy perhatikan bgmna EMPATI terasah, Yova, 1 th terakhir ini selalu ikuti aksi sosial #gerakanBERBAGI . Belia usia, ia bisa saja memilih menghabiskan hr Sabtu nya 'hang out' bersm teman2nya. Tp ia ada di sini. Sy menghormati tiap jiwa yg merealisasikan niat mrk utk berEMPATI. Inilah #BERBAGI yg sesungguhnya. Memandang bayi2 mungil dlm inkubator, sendirian.... Entah apa yg bergelut dlm pikiran seorang ibu, jk melihat bayinya lemah terbaring, ia tak dpt memeluknya, tak berdaya tak tahu apa yg akan terjadi di menit berikutnya, raganya masih lemah dri proses melahirkan, hatinya lebih lemah krn ketidakberdayaan. Tp ia tak pernah benar2 sendirian, SELALU ADA TUHANnya. #BERBAGIgoes2hospital RSCM 29/09/12


Comments

Popular posts from this blog

Hanya 5% yg lolos sbg pendonor platelet trombosit Apheresis.

REPRESENTASI DIRI MELALUI JEJARING SOSIAL.

Insya Allah atau In Shaa Allah?