We Run For Charity


Baru sejak bulan Mei 2013 saya menekuni olah raga lari.

Ya, TEKUN BERLARI. 

Secara terus menerus berkesinambungan saya menjalaninya.
Tiada hari saya lewatkan tanpa menjajal setidaknya 2,5 kilometer.
Jika memungkinkan saya jalani 5 kilometer. Dan kemudian sejak Agustus 2013, 5 kilometer menjadi standard terendah setiap olah raga lari.

MAKAN APA?
Sejak Juli 2013 saya mulai mengurangi asupan karbohidrat dan lemak. Hingga akhirnya nasi, mie dan roti hanyalah kata yang tak mengundang perut saya untuk mencicipinya. It is a mind game. Jika dulu saya mengakui betapa cintanya saya akan makan.. Kini saya meyakini bahwa hanya makanan yang sehat dan diperlukan oleh tubuh saya saja yang saya izinkan masuk dalam pencernaan saya ini. 

SAYA MAKAN UNTUK HIDUP, BUKAN HIDUP UNTUK MAKAN.

We Run For Charity merupakan event lari ke 2 yang saya ikuti. Mengalahkan ketakutan saya sendiri bahwa saya masuk dalam kategori invalid karena HNP yang saya derita, saya bertekad untuk terus berlari. Karena saat saya berlarilah saya menemukan diri saya yang dulu, yang tidak dibatasi HNP yang dideritanya. Saya adalah manusia yang bahagia saat saya berlari. Satu langkah kedepan setelah langkah sebelumnya..

Ina Madjidhan | @inagibol
7 September 2013

Comments

Popular posts from this blog

Hanya 5% yg lolos sbg pendonor platelet trombosit Apheresis.

REPRESENTASI DIRI MELALUI JEJARING SOSIAL.

Insya Allah atau In Shaa Allah?