Kebaikan musiman.

Saya teringat masa bencana alam, semua orang berlomba melakukan kebaikan. 
Dan bulan Ramadhan yang penuh aksi sosial.
Lalu bagaimana hari senin hingga minggu di luar saat itu?
Saat kerjamu lebih utama dari uluran tanganmu? Tak kah kau tau? 
Saat seorang ibu terisak karena buah hatinya berpulang? Kau dimana?
Saat sibukmu melupakan hati nuranimu? Ingatkah?

Jadikan kebaikan bagian dari dirimu.. 

#gerakanBERBAGI 

Comments

pejantan lajang said…
Seperti tertampar membacanya, Saya pun masih merasa seperti tulisan mba Ina di atas, saat semangat kepemudaan yang cinta tanah airnya hanya muncul ketika hari Sumpah Pemuda saja, lalu ketika beramal pun seharusnya ga harus nunggu hari Jumat saat salat Jum'at, Padahal hidup telah jauh di mulai dari sebelum saya menekan tuts-tuts keyboard untuk menulis di kolom komentar ini. untuk menyesali keegoisan waktu hanya untuk diri sendiri, dan untuk hari ini dan besok tidak ada yang terlambat untuk menjadi manusia yang bermanfaat buat orang lain, bersama gerakan berbagi, Insya Allah saya menjadi manusia yang lebih berarti dan bermanfaat untuk orang lain. :)
pejantan lajang said…
Seperti tertampar membacanya, Saya pun masih merasa seperti tulisan mba Ina di atas, saat semangat kepemudaan yang cinta tanah airnya hanya muncul ketika hari Sumpah Pemuda saja, lalu ketika beramal pun seharusnya ga harus nunggu hari Jumat saat salat Jum'at, Padahal hidup telah jauh di mulai dari sebelum saya menekan tuts-tuts keyboard untuk menulis di kolom komentar ini. untuk menyesali keegoisan waktu hanya untuk diri sendiri, dan untuk hari ini dan besok tidak ada yang terlambat untuk menjadi manusia yang bermanfaat buat orang lain, bersama gerakan berbagi, Insya Allah saya menjadi manusia yang lebih berarti dan bermanfaat untuk orang lain. :)
pejantan lajang said…
Seperti tertampar membacanya, Saya pun masih merasa seperti tulisan mba Ina di atas, saat semangat kepemudaan yang cinta tanah airnya hanya muncul ketika hari Sumpah Pemuda saja, lalu ketika beramal pun seharusnya ga harus nunggu hari Jumat saat salat Jum'at, Padahal hidup telah jauh di mulai dari sebelum saya menekan tuts-tuts keyboard untuk menulis di kolom komentar ini. untuk menyesali keegoisan waktu hanya untuk diri sendiri, dan untuk hari ini dan besok tidak ada yang terlambat untuk menjadi manusia yang bermanfaat buat orang lain, bersama gerakan berbagi, Insya Allah saya menjadi manusia yang lebih berarti dan bermanfaat untuk orang lain. :)

Popular posts from this blog

Hanya 5% yg lolos sbg pendonor platelet trombosit Apheresis.

REPRESENTASI DIRI MELALUI JEJARING SOSIAL.

Insya Allah atau In Shaa Allah?