Posts

Showing posts from January 19, 2014

JUJUR MENERIMA KEADAAN

BANYAK HAL INDAH YANG TERJADI PADA HIDUP KITA SAAT KITA DENGAN JUJUR MENERIMA KEADAAN KITA.
Kita tak lagi menantikan "saat" tertentu. Waktu yang tadinya terasa lambat berlalu kini bisa dilalui dengan kesadaran ia tak mungkin bisa diputar kembali hingga harus dinikmati tiap detik yang berlalu. Segala kesukaran bukan lagi menjadi halangan namun menjadi tantangan. Kita bisa mengerti tanpa mempertanyakan. Kita merasa bahagia tanpa campur tangan atau kehadiran orang lain.
Jujur menerima keadaan kita. Ya, hidup tidaklah sesempurna angan, dan saya menerimanya dan menjalaninya seperti seorang peselancar yang menemukan ombaknya, mengikuti dinamika kehidupan bukan menentang atau berusaha mengubahnya. Dan tersenyum selama berada diatas ombak walaupun jika ombak menghempas tubuhku..
Ina Madjidhan @inagibol

Freedom

Image
Freedom is not about flying away, It is about the cornering and turn around, the round about, the speed and the skill to overcome anything on that beautiful journey called LIVING. There's no loser on living, all becomes the winner, even though nobody gets out alive.
Ina Madjidhan

Mengabaikan yang tidak penting.

Image
Beberapa waktu lalu, seseorang memutuskan untuk hengkang dari hidupku, tentu saja menyakitkan, artinya aku tidak cukup berarti untuknya. Anehnya seolah tak terjadi apa-apa, ia tetap intens menyapa via bbm ataupun saat bertemu. Seperti biasanya. Ini lebih menyakitkan lagi untukku. 
"Gak punya perasaan!!" Keluhku pada seorang kawan. Eh kemudian kawanku itu berucap,  "Masa singa terganggu dengan kelakuan si tikus sih?"
JLEB JLEB.. Benar juga, kalau aku tak cukup berarti untuknya, agar menjaga perasaanku, merasakan kekecewaanku, kenapa aku harus melakukan sebaliknya? Memutuskan untuk memperlakukan seseorang layaknya bagaimana ia memperlakukan kita adalah hal paling wajar untuk dilakukan.
Jika aku tak cukup berarti utkmu, maka kaupun tak cukup berarti untukku.
If I cut you off from my life, most likely it's because you hand me out the scissor.. snip snip..
Ina Madjidhan 20/1/14 www.inagibol.com

BANJIR DI INDONESIA, SEPERTI PELAJAR YANG KERAP TAK NAIK KELAS.

Image
Bencana di negeri tercinta, seperti pelajar yang kerap tak naik kelas.
"Mba, buka posko peduli banjir gak?" Tanya seorang follower Twitter. "Tidak." Jawab saya.
Melihat dokumentasi #gerakanBERBAGI, dari tahun ke tahun kegiatan peduli bencana ternyata selalu ada. Artinya bencana datang secara rutin bagaikan acara apel malam mingguan. Ih, gak banget, saya gak mau punya banyak dokumentasi seperti ini.
Kita semua tahu, Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, tidak usah kita bahas mengapa banjir cinta banget hadir dimusim hujan, anggaran bencana alam BNPB sebesar Rp 4 triliun, itu belum termasuk anggaran yang ada di masing-masing kementerian, HANYA AKAN TERBUANG SIA-SIA JIKA KITA HANYA BAGAI MEMBUANG SAMPAH DIBAWAH KARPET.  
Saya pribadi tidak setuju jika kita lebih memikirkan bantuan SAAT BENCANA TIBA. Yang penting itu adalah APA YG BISA KITA LAKUKAN AGAR BENCANA TIDAK TERULANG, JIKAPUN MEMANG HARUS TERULANG, APA YG BISA KITA SIAPKAN SEBELUM IA DATANG.
Mensosialisasi …