Posts

Showing posts from September 14, 2014

Creating My Social Geometry.

Image
Ini benar banget.Banyak hal yang diluar kuasa kita di kehidupan ini, tapi kita memiliki kekuasaan penuh untuk menentukan siapa saja teman kita.Dekatkan diri dengan mereka yang menjadikan kita lebih baik, lebih kuat, lebih bijaksana.Dan keluarkan teman-teman palsu dari hidup kita.Jangan habiskan energi, emosi, pikiran dan waktu untuk menghadapi orang-orang yang tak bisa menghargai kita dengan semestinya.
STAY REAL OR STAY AWAY FROM ME.. that is my motto.. 
Ina Madjidhan

KESEPIAN YANG SESUNGGUHNYA.

Ada yang bilang mereka yang sendirian itu kesepian, kalau menurutku tidak demikian, tapi  BERSAMA ORANG YANG SALAH, ITULAH KESEPIAN YANG SESUNGGUHNYA. @inawiro

Failed But Trying Again.

Image
Aku gagal total sama #100happydays challenge.. 
Happiness is not something ready made. I'm still trying. I will create my 100 happy days.. I will..

I am IMPORTANT.

Never give importance to anyone more than yourself, because once that person becomes important, you become nothing....This is true.Berapa kali kita mengalahkan kepentingan diri sendiri demi seseorang yang kita cintai.Waktu yang diada-adakan. Keinginan yang dikalahkan demi menyenangkan yang terkasih.
Lama kelamaan diri kita sendiri menjadi bayangan. Mengalah untuknya. Demi bahagianya. *mental biasa dijajah Belanda dan Jepang rupanya mengakar*
Tidak mudah untukku belajar  menempatkan diri dalam posisi yang patut dipentingkan.
Aku bercermin menghapus airmata, menatap pantulan diriku sendiri dan berucap "Get your shit together, no one should make you feel less important."
Dan aku beranjak pergi.

Passed vs Future.

Image
Semalam mimpi pindahan rumah. Mimpi aneh. Tapi cerita nyatanya begini :
Someone asked me : Memangnya kamu gak apa2 di rmh itu? Bukannya kenangannya gak baik? Apa gak lebih baik pindah?
Anehnya aku merasa telah didewasakan oleh semua kenangan. Yang baik ataupun yang buruk. Tiap luka membuatku menjadi makin kuat. Tiap kenangan indah membuatku makin bersyukur. Ya, ada kalanya saat melewati selasar atau menengok ke kamar, jantungku berdegup lebih kencang. Airmata mengambang. 
Aku kira, tak ada satu orangpun yang bercita-cita akan menjalani hari-harinya sendirian. Tapi, ketahuilah walau sendiri aku tidak kesepian. Ada RABB bersama dalam tiap langkahku. 
Dan aku tak perlu bertingkah kekanak-kanakan untuk memulai lembaran baru dengan meninggalkan tiap kepingan masa lalu. Aku perlukan masa lalu, agar aku semakin menjejak rendah hati. Aamiin.
Terus aku ditanya lagi : Kalau rumah ini diambil dari kamu gimana?
Ambil aja, semua harta benda tak pernah sepenuhnya milikku. Hanya titipan RABB. Aku tak kebe…