Minta Maaf.

Ada saja yg sibuk memperdebatkan dalil saling bermaafan sebelum puasa. 

Baiklah, ini pendapat saya pribadi:
Memang tdk ada dalil khusus yg menunjukkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan saling bermaafan menjelang Ramadhan, tetapi tdk ada salahnya bila setiap orang melakukannya. Memang seharusnya bukan hanya pd momentum Ramadhan saja, sebab meminta maaf itu dilakukan kapan saja & kpd siapa saja.

Rasanya tdk perlu kita sampai mengeluarkan vonis bid’ah bila ada fenomena demikian, hanya lantaran tdk ada dalil yg bersifat eksplisit. Sebab kalau semua harus demikian, maka hidup kita ini akan selalu dibatasi dgn beragam bid’ah. 

Bulan Ramadhan itu adl bulan pencucian dosa, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yg menegakkan Ramadhan dgn iman & ihtisab, maka Allah telah mengampuni dosanya yg telah lalu. (HR Bukhari & Muslim)

Kalau Allah Subhanahu wa ta’ala sudah menjanjikan pengampunan dosa, maka tinggal memikirkan bagaimana meminta maaf kpd sesama manusia. Sebab dosa yg bersifat langsung kpd Allah Subhanahu wa ta’ala pasti diampuni sesuai janji Allah SWT, tapi bagaimana dgn dosa kpd sesama manusia?

Maka meski tdk ada dalil khusus yg menunjukkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan saling bermaafan menjelang Ramadhan, tetapi tdk ada salahnya bila setiap orang melakukannya. Memang seharusnya bukan hanya pd momentum Ramadhan saja, sebab meminta maaf itu dilakukan kapan saja & kpd siapa saja.

Minta maaf lahir batin. 
*yang penting gak usah nge-tag yaaa*

Comments

Popular posts from this blog

Hanya 5% yg lolos sbg pendonor platelet trombosit Apheresis.

REPRESENTASI DIRI MELALUI JEJARING SOSIAL.

Bahasa Indonesia. Penulisan KAU- , KU- dan -KU..