Why did you do it?


never get over but become better

bahkan setelah sekian lama, kalau ada yang nanya "Why did you stayed?" 
ini jantung langsung berdegup lebih kencang

ya, mungkin aku gak akan pernah bisa move on, tapi setidaknya aku menjadi manusia yang lebih pengertian

pengertian saat ada yg menanyakan "Why did you stayed?" karena jika diibaratkan penyakit, ini komplikasi berat

satu hal yang aku mengerti adalah aku tidak perlu menjawab apalagi memberikan penjelasan kenapa aku menjalani apa yang sudah terjadi, karena tidak ada satu manusiapun yang akan bisa mengerti kecuali mereka mengalaminya

dan doaku adalah agar tidak ada satu jiwapun yang perlu mengalami apa yang sudah aku alami, mungkin itu pengertian yang terus terasah hingga saat ini

jika boleh memberikan himbauan, mungkin kita harus lebih mengarahkan pertanyaan pada pelaku kekerasan "Why did you do it?" dari pada menanyakan pada survivor kekerasan "Why did you stayed?"

Ina Madjidhan

Comments

Popular posts from this blog

Hanya 5% yg lolos sbg pendonor platelet trombosit Apheresis.

REPRESENTASI DIRI MELALUI JEJARING SOSIAL.

Insya Allah atau In Shaa Allah?